Jumat, 01 April 2011

TEPAT GAK TEPAT JALANI AJA!

Prend...topik kali ini "Tepat 'Gak Tepat Jalani Aja!

Orang bijak Bilang, "Hidup ini terlalu singkat untuk dihabiskan bersama orang yang nggak tepat." Tapi, lain orang bijak lain pula Temanku si M. Menurut M, justru karena hidup ini kelewat singkat, maka jangan pernah menunggu orang yang tepat, sebab bisa jadi situ sudah 'lewat' (meninggal. red) sebelum bertemu dengan orang yang tepat.
Yup, Seperti rocker, orang bijak itu juga manusia. Mereka bisa saj asalah dan boleh saja disalahkan. sebab kalimat-kalimat bijak yang lahir dari mereka memang bukan wahyu dari langit. Jadi masih bisa diperdebatkan kebenarannya, masih boelh dikaji ulang, dan kalau memang salah, silakan dibuang.
Kita semua sepakat bahwa hidup ini begitu singkat. Kita juga sepakat kalau kehidupan yang singkat ini teramat sayang untuk dihabiskan bersama orang yang gak tepat. Masalahnya, siapakah orang yang tepat itu??
Masih menurut orang bijak, tepat tidaknya seseorang buat kita-paling gak- bisa diukur melalui dua hal: pertama dari banyaknya persamaan dan dari seberapa dekat orang tersebut dengan kita.
Mungkin, semakin banyak persamaan berarti semakin tepat (cocok) pula orang tersebut buat kita. Tapi bukankah dunia ini menjadi indah karena di dalamnya ada perbedaan? Kita, misalnya, nggak akan bisa merasakan betapa nikmatnya secangkir kopi kalau di dalam racikan kopi tersebut nggak ada perbedaan. Kopi itu pahit, sebaliknya gula begitu manis. Jika, racikannya pas, gula yang manis dan kopi yang begiut pajit, jadi begitu nikmat...hmmm jadi pengeeeeen :)
so, persamaan nggak melulu bisa jadi barometer tepat-tidaknya seseorang buat kita. Lagipula, toh, perbedaan itu bukanlah bahan untuk diperdebatkan, tapi untuk saling melengkapi dan saling mengisi kekosongan masing-masing.
Selain itu, konon...semakin dekat seseorang denagn kita, besar kemungkinan dialah orang yang paling tepat buat kita. Sebab, kita hanya bisa menerima orang lain, jika kita berpikir bahwa orang tersebut bisa memehami diri kita. Mustahil banget ada yang bisa berakrab-akrab ria dengan seseorang jika orang tersebut nggak bisa memahami kita.
Oya, ingat! memahami orang lain itu bukan cuma tahu sejarah hidup dan kehidupannya sampai detil lho! Orang yang paling memahamimu adalah orang yang tahu keinginanmu tanpa kamu perlu mengucapkannya, Githuuu..
So, di antara teman-teman dekatmu, adakah yang tahu keinginanmu sebelum kamu mengucapkannya? Jika ada, barangkali - barangkali lho- dialah orang yang tepat buatmu.
Sebab, tepat-tidaknya seseorang dengan kita hanya baru bisa kita pahami setelah kita bersama dengannya. Mirip dengan jeruk, kita hanya bisa tahu jeruk itu manis atau masam hanya jika kita telah mencicipinya.
Tapi, semuanya terserah kamu. Mau menunggu orang yang tepat silakan, takut keburu 'lewat' sebelum bertemu orang tepat juga silakan. Hanya saja, maukah kamu menghabiskan hidupmu hanya untuk menunggu? dan maukah kamu menunggu tanpa tahu siapa yang ditunggu...?

-hidup itu pilihan-
setiap pilihan mengandung resikonya sendiri2...
apapun pilahan loe...gue yakin loe bisa melewatinya!
ah..sobat..gag ada lho gag Rame...
Prend...hadapi hidup ni scara bJaksana ea..
Mizz u All..

-Byoungcarerock-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar